Tampilkan postingan dengan label positive suggest. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label positive suggest. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 September 2011

konsep kecil bahagia dalam islam

Sebagian orang mengejar kebahagiaan dengan bekerja keras untuk menghimpun harta. Dia menyangka bahwa pada harta yang berlimpah itu terdapat kebahagiaan.
Ada yang mengejar kebahagiaan pada tahta, pada kekuasaan. Beragam cara dia lakukan untuk merebut kekuasaan. Sebab menurutnya kekuasaan identik dengan kebahagiaan dan kenikmatan dalam kehidupan. Dengan kekuasaan seseorang dapat berbuat banyak.
Orang sakit menyangka, bahagia terletak pada kesehatan. Orang miskin menyangka, bahagia terletak pada harta kekayaan. Rakyat jelata menyangka kebahagiaan terletak pada kekuasaan
Islam menyatakan bahwa “Kesejahteraan’ dan “kebahagiaan” itu bukan merujuk kepada sifat badani dan jasmani insan, bukan kepada diri hayawani sifat basyari; dan bukan pula dia suatu keadaan hayali insan yang hanva dapat dinikmati dalam alam fikiran belaka.
Kesejahteraan dan kebahagiaan itu merujuk kepada keyakinan diri akan hakikat terakhir yang mutlak yang dicari-cari itu — yakni: keyakinan akan Hak Ta’ala — dan penuaian amalan yang dikerjakan oleh diri berdasarkan keyakinan itu dan menuruti titah batinnya.’
Jadi, kebahagiaan adalah kondisi hati yang dipenuhi dengan keyakinan (iman) dan berperilaku sesuai dengan keyakinannya itu.

Wanita Itu Istimewa di Mata Islam



 


Kaum feminis bilang susah jadi wanita ISLAM, lihat saja peraturan dibawah ini :
  1. Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki.
  2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
  3. Wanita saksinya kurang berbanding lelaki.
  4. Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki.
  5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
  6. Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi suami tak perlu taat pd isterinya.
  7. talak terletak di tgn suami dan bukan isteri.
  8. Wanita kurang dlm beribadat karena masalah haid dan nifas yg tak ada pada lelaki.
makanya mereka nggak capek-capeknya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA ISLAM"
Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)??
Benda yg mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yg teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan?
Itulah bandingannya dgn seorg wanita. Wanita perlu taat kpd suami tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?
Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya utk isteri dan anak-anak.
Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di mukabumi ini, dan matinya jika karena melahirkan adalah syahid.
Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya.
Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung oleh 4 org lelaki ini: Suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui mana mana pintu Syurga yg disukainya cukup dgn 4 syarat saja : Sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat suaminya dan menjaga kehormatannya.
Seorg lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH akan turut menerima pahala seperti pahala org pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.
Masya ALLAH ... demikian sayangnya ALLAH pada wanita .... kan? :)

ALHAMDULILLAH Yaaa , berbanggalah rek jadi muslimah :)

Angin Surga pasca Ramadhan

ramadhan taun ini serasa mendapat angin segar dari surga .
*alhamdulillah yaa ..
baru terasa benar-benar nyaman menggunakan jilbab .
mungkin juga atas Ridho dan jalan Allah .

entah bagaimana Allah menyusun skenario untuk mengantar aku ke satu titik. dimana titik pencapaian dalam satu jiwa dan atas dasar ketenangan .
Allah mengenalkan aku dengan seseorang bahkan beberapa orang yang hari demi hari mulai membawa perubahan positif dalam hidup dan penampilanku .
Allah menjauhkan aku dengan seseorang yang selalu menjadi penghambat niatku untuk berjilbab seutuhnya!
Allah mendatangkan cobaan silih berganti yang setelah itu membuat aku belajar , bahwa sebenarnya itu salah satu jalan Allah menyadarkan aku dan mengingtkan aku .
Allah menyadarkan aku atas sekelilingku, bahwa dengan berjilbab aku lebih di hargai sebagai perempuan muslimah seutuhnya , dan itu merupakan suatu kebanggaan untukku .
Allah juga memberi rasa lebih nyaman dan menyadarkan bahwa "aku lebih cantik dengan jilbabku" .

ramadhan dan Hari raya idul Fitri taun ini benar-benar menjadi hari "kemenagan" untukku .
benar-benar menjadi moment untuk lebih dekat dan jauh lebih dekat dengan keluargaku .
dan saat ini , pelan tapi pasti aku membangun benteng-benteng pertahanan imanku ,
memantapkan niatku ,
insyaAllah jilbab ini menjadi Harga Diriku !
dengan bismillah ...